Minggu, 21 Maret 2010

you can called it "Alay"

heeey para blogger saya baru beredar lagi nih di dunia per-blog-an. Akhir-akhir ini saya malas untuk bercerita, saking banyaknya yang mau diceritain jadi bingung deh hahaha.

What do you think about "Angkot"? Salah satu angkutan umum ini adalah favorit saya. Ralat maksudnya yang setiap hari saya naikin sepulang sekolah. Jika saya naik angkot, ada saja kejadian yang unik dan tak terduga. Misalnya kejadian yang saya alami waktu itu (baca post blog yang lalu). Di dalam angkot semua orang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Saya suka memerhatikan mereka semua.

Hari Jum'at kemarin saya naik angkot jurusan reni bersama selvi. Ketika saya sedang ngobrol dengan selvi, masuk anak SMA (sepertinya sepantaran dengan saya) duduk di belakang bangku supir angkot. Saya tahu dia anak SMA karena menggunakan rok abu-abu dan memakai baju muslim. Setelah ngobrol pajang lebar dengan Selvi, seketika di dalam angkot itu sepi(saya,Selvi dan anak SMA). Tiba-tiba si anak SMA itu berbicara bukan ke saya ataupun Selvi. melainkan ke Supir angkot.

Anak SMA :"Bang, abang suka ikutan konvoi motor ya di pamulang?"
Supir angkot : "ha? apaan? gak kedengeran"
Anak SMA : "ABANG SUKA KONVOI MOTOR YA DI PAMULANG?" (gak nyantai tuh anak)
Supir angkot : "oooh ah nggak tuh, gak pernah ikutan"
Anak SMA : "tapi saya sering ngeliat abang di pamulang deh"
Supir angkot : "ah masa sih tapi abang gak pernah ikut"

Itulah cuplikan percakapan antara Anak SMA itu dan Supir angkot. Kata Selvi, "gak ada temen ngobrol, abang angkot juga jadi" stelah mendengar kata-kata itu saya langsung tertawa.

Sudah setengah perjalan, anak SMA dan supir angkot itu makin seru ngobrolnya. Si anak SMA itu sampe curhat segala! cerita tentang bokapnya lah. Saya dan Selvi tertawa saja tanpa ketahuanlah. Lalu ada percakapan lagi yang membuat saya ingat samapi sekarang.

Supir angkot : "Umurnya berapa?"
Anak SMA : "ha? apaan?" (pura-pura budek)
Supir angkot : "Umurnya berapa?"
Anak SMA : "APA? nomer HAPE?" (sumpah ni anak kepedean banget)
Supir agkot : "Umur, umur"
Anak angkot : "Oooh umur. umur saya 14 tahun bang" (suaranya agak mengecil)

Kayaknya si Anak SMA itu malu untuk menyebutkan umurnya. Dia angkot saya tidak bisa menahan ketawa, untung saja saya sudah mau turun. Ketika turun saya langsung melepas tawa saya.

Tidak ada komentar: