Selasa, 25 Mei 2010

Saya, Dia dan kesalahan saya

Mungkin saya bodoh.
Kata-kata itu selalu saya lontarkan di dalam hati. Bodoh. Satu kata yang mencerminkan pribadi saya. Selain bodoh (kurang) dalam pelajaran, Dalam soal percintaan saya pun juga begitu.

Tahun 2008 tepatnya bulan Agustus, saya putus dengan pacar saya yang dulu. Memang, saya sebenarnya sudah mulai agak malas dengan dia. Karena ketika memasuki SMA kita sudah berubah. seperti punya jalan dan tujuan sendiri-sendiri. Perhatian dia juga kurang. Mungkin saya juga seperti itu. Puncaknya ya bulan Agustus itu, saya dengan sepihak memutuskannya. Jahatkah saya? Ya, saya jahat tentu saya mengakuinya. Dia tidak salah, tapi saya yang salah. Saya cuek, saya tidak peduli dengan dia dan saya juga yang memutuskannya. Betapa jahat dan bodohnya saya. Hanya ada satu alasan, "Saya tidak ingin menyakitinya", soalnya saya merasa waktu itu saya cuek dengannya. Tapi alasan itu belom saya beritahu karena dia tidak membalas sms saya waktu kita putus.

Lebih bodohnya lagi, saya menyesal melakukan itu. Apakah sampai sekarang masih ada rasa sayang? saya jawab Ya. Maaf. Saya tahu kamu sudah mendapatkan pengganti saya. Bukan rahasia umum lagi. Dan saya tahu kamu sayang dia. Maaf kalau saya masih punya rasa sayang ke kamu. Maaf atas kebodohan saya ini.


PS : Baru kali ini saya curhat di blog hehe

Tidak ada komentar: