Sendiri.
Saya sudah sangat terbiasa begini. Sudah capek saya meminta, atau mungkin sudah masuk kategori memohon untuk sekedar bersenda gurau. Gak muluk kok, saya hanya ingin senang. Dengan kamu, kalian, lebih tepatnya mereka. Menganggap mereka seperti barang berharga tetapi tidak sebaliknya. Menyedihkan bukan? Ya, itu sudah biasa saya rasakan. Sangat mengharapkan sesuatu seperti yang lain. Kadang iri, tapi tidak ingin menyakiti. Biar saya yang sakit.
Sempat terbesit, Saya hanya seorang tak berguna, tak diharapkan, tak penting, tak disayang. Intinya tidak menjadi sorotan bagi mereka. Saya tidak diperlukan, mereka sudah punya yang teristimewa. Tinggal Saya kah sendiri? tanpa ada yang peduli atau mengistimewakan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar