Minggu, 10 Agustus 2014

Musuh dunia

Hari ini
Hatiku perih
Bulu kuduk merinding
Tak tertahankan

Dendam, benci, penuh amarah
Satu berita tak berperikemanusiaan

Tega tak punya hati
Israel
Yahudi, dan Amerika

1500 anak Palestina mati
3 pemuda Israel mati disandera
Di tanah Palestina

Hai Yahudi tak kau lihat perbandingan itu?
Tak kenal Tuhan, tak kenal iman, tak kenal kemanusiaan

Hukuman dijatuhkan pada para penyandera.
Kepada Palestina

Hai...
Hai Amerika tak pernah kau berkunjung ke Palestina?
Tak pernah kau dengar perang itu?
Kalian negara adidaya tak punya hati
Sekalipun itu obama, pimpinan kalian

Sesungguhnya bukan,
bukan salah kalian
Hanya saja kalian buta
Buta terkendali oleh yahudi

Hai yahudi
Takutkah kalian dengan kekuatan Islam?
Takutkah kalian jika Islam bangkit kembali?

Kami percaya hari itu akan tiba
Melawan keadilan
Keadilan yang terlupakan
Dan kebenaran yang tak terucap

(Ditulis setelah mendengar berita perlawanan Israel dengan membom Gaza 'yang tidak berakhir sampai detik ini' karena penyaderaan pemuda israel oleh pasukan Hamas Palestina)

Sabtu, 09 Agustus 2014

Sering rindu

Lihat sekitar
Santun dan menyenangkan
Sering rindu
Ucapanmu

Waktu takdirkan ku kembali
Menjawab ucapanmu

Sering rindu
Ucapanmu
Tak ada itu
Tak lagi kudengar

Bercengkrama, senda gurau, bahagia
Tapi tak ada aku

Mungkin aku jadi psikopat
Jika tak sadar imanku

Minggu, 04 Mei 2014

Senja di Jakarta

Bersepeda dikala senja
Mengejar matahari tenggelam
Hangat jingga temani rasa
Nikmati Jakarta


Bersepeda keliling kota
Kanan kiri ramai jalanan
Arungi lautan kendaraan
Maafkan Jakarta


Nikmati jalan di Jakara
Maafkan jalan di Jakarta


Besepeda sepulang kerja
Kenyang hirup kopaja
Klakson kanan kiri berbalasan
Senja di Jakarta



Nikmati jalan di Jakarta
Nikmati jalan di Jakarta
Maafkan jalan Jakarta
Nikmati jalan di Jakarta


Bersepeda di kala senja
Nikmati jakarta

https://soundcloud.com/bandaneira

Senin, 31 Maret 2014

Mengapa?


Mengapa Tuhan menciptakan manusia dengan berbeda-beda?

Bukannya Tuhan menginginkan kita semua mengikuti perintah-Nya?