Hari ini
Hatiku perih
Bulu kuduk merinding
Tak tertahankan
Dendam, benci, penuh amarah
Satu berita tak berperikemanusiaan
Tega tak punya hati
Israel
Yahudi, dan Amerika
1500 anak Palestina mati
3 pemuda Israel mati disandera
Di tanah Palestina
Hai Yahudi tak kau lihat perbandingan itu?
Tak kenal Tuhan, tak kenal iman, tak kenal kemanusiaan
Hukuman dijatuhkan pada para penyandera.
Kepada Palestina
Hai...
Hai Amerika tak pernah kau berkunjung ke Palestina?
Tak pernah kau dengar perang itu?
Kalian negara adidaya tak punya hati
Sekalipun itu obama, pimpinan kalian
Sesungguhnya bukan,
bukan salah kalian
Hanya saja kalian buta
Buta terkendali oleh yahudi
Hai yahudi
Takutkah kalian dengan kekuatan Islam?
Takutkah kalian jika Islam bangkit kembali?
Kami percaya hari itu akan tiba
Melawan keadilan
Keadilan yang terlupakan
Dan kebenaran yang tak terucap
(Ditulis setelah mendengar berita perlawanan Israel dengan membom Gaza 'yang tidak berakhir sampai detik ini' karena penyaderaan pemuda israel oleh pasukan Hamas Palestina)
Minggu, 10 Agustus 2014
Sabtu, 09 Agustus 2014
Sering rindu
Lihat sekitar
Santun dan menyenangkan
Sering rindu
Ucapanmu
Waktu takdirkan ku kembali
Menjawab ucapanmu
Sering rindu
Ucapanmu
Tak ada itu
Tak lagi kudengar
Bercengkrama, senda gurau, bahagia
Tapi tak ada aku
Mungkin aku jadi psikopat
Jika tak sadar imanku
Santun dan menyenangkan
Sering rindu
Ucapanmu
Waktu takdirkan ku kembali
Menjawab ucapanmu
Sering rindu
Ucapanmu
Tak ada itu
Tak lagi kudengar
Bercengkrama, senda gurau, bahagia
Tapi tak ada aku
Mungkin aku jadi psikopat
Jika tak sadar imanku
Minggu, 04 Mei 2014
Senja di Jakarta
Bersepeda dikala senja
Mengejar matahari tenggelam
Hangat jingga temani rasa
Nikmati Jakarta
Bersepeda keliling kota
Kanan kiri ramai jalanan
Arungi lautan kendaraan
Maafkan Jakarta
Nikmati jalan di Jakara
Maafkan jalan di Jakarta
Besepeda sepulang kerja
Kenyang hirup kopaja
Klakson kanan kiri berbalasan
Senja di Jakarta
Nikmati jalan di Jakarta
Nikmati jalan di Jakarta
Maafkan jalan Jakarta
Nikmati jalan di Jakarta
Bersepeda di kala senja
Nikmati jakarta
Mengejar matahari tenggelam
Hangat jingga temani rasa
Nikmati Jakarta
Kanan kiri ramai jalanan
Arungi lautan kendaraan
Maafkan Jakarta
Maafkan jalan di Jakarta
Kenyang hirup kopaja
Klakson kanan kiri berbalasan
Senja di Jakarta
Nikmati jalan di Jakarta
Maafkan jalan Jakarta
Nikmati jalan di Jakarta
Nikmati jakarta
Senin, 31 Maret 2014
Mengapa?
Mengapa Tuhan menciptakan manusia dengan berbeda-beda?
Bukannya Tuhan menginginkan kita semua mengikuti perintah-Nya?
Langganan:
Postingan (Atom)
.bmp)