Peebincangan yang sangat berarti
lagi
Menemui teman berbeda
dengan isi perbincangan yang berbeda pula
Besyukur memiliki teman dengan latar belakang yang tidak sama
sehingga saya dapat belajar
Belajar dari pengalaman
Seperti halnya orang dulu katakan
Kaget, kagum, marah, sedih, gembira
bermanfaat, tidak berguna, sekedar cerita....
setiap teman dengan kisah berbeda-beda
Kadang hati ini merasa iri
Kenapa mereka bisa dan saya tidak?
Kenapa mereka punya dan saya tidak?
Kenapa dia tahu dan saya tidak?
Kenapa mereka yang kau ceritakan dan saya tidak?
Kembali intropeksi
Diri ini tidak luput dari keegoisan
Kadang tak peduli
tapi tak sadar akan itu
Kadang diberi kesempatan
tapi tak sadar akan itu
Tidak ada yang sempurna
Saya percaya pepatah itu
Mungkin saya bukan salah satu dari mereka
Mungkin.
tapi sekarang,
Tak jadi masalah itu
Ya, saya sudah mulai intropeksi
apapun itu
berfikir segala hal dengan positif
Inilah diriku,
yang sekarang
melihat yang lampau
untuk bekal ke depan
Rabu, 06 Mei 2015
Kisah Terpendam
Dia yang teristimewa
Terbesit iri di dalam hati
Ya, dia mempunyai segalanya
Diri ini hanya seorang manusia biasa
Yang memainkan peran dengan aman
Tanpa skenario yang menantang
Datar
Pribadi yang membosankan
Tidak terlihat kenyataan
Tapi terasa di benak
Tidak langsung di kenyataan
Tapi terselip di setiap kejadian
Diri ini hanya iklan
Bukan inti, hanya pelengkap
Tapi selalu ada
Iri
Sesungguhnya ini tidak boleh
Agama tidak mengajarkan
Malah melarang
Bahwasanya manusia tidak sempurna,
Tidak pernah puas
Dan selalu berbuat dosa
Maaf
Ini hanya kisah terpendam
Semoga di ampuni
Terbesit iri di dalam hati
Ya, dia mempunyai segalanya
Diri ini hanya seorang manusia biasa
Yang memainkan peran dengan aman
Tanpa skenario yang menantang
Datar
Pribadi yang membosankan
Tidak terlihat kenyataan
Tapi terasa di benak
Tidak langsung di kenyataan
Tapi terselip di setiap kejadian
Diri ini hanya iklan
Bukan inti, hanya pelengkap
Tapi selalu ada
Iri
Sesungguhnya ini tidak boleh
Agama tidak mengajarkan
Malah melarang
Bahwasanya manusia tidak sempurna,
Tidak pernah puas
Dan selalu berbuat dosa
Maaf
Ini hanya kisah terpendam
Semoga di ampuni
Langganan:
Postingan (Atom)