Dia yang teristimewa
Terbesit iri di dalam hati
Ya, dia mempunyai segalanya
Diri ini hanya seorang manusia biasa
Yang memainkan peran dengan aman
Tanpa skenario yang menantang
Datar
Pribadi yang membosankan
Tidak terlihat kenyataan
Tapi terasa di benak
Tidak langsung di kenyataan
Tapi terselip di setiap kejadian
Diri ini hanya iklan
Bukan inti, hanya pelengkap
Tapi selalu ada
Iri
Sesungguhnya ini tidak boleh
Agama tidak mengajarkan
Malah melarang
Bahwasanya manusia tidak sempurna,
Tidak pernah puas
Dan selalu berbuat dosa
Maaf
Ini hanya kisah terpendam
Semoga di ampuni
Tidak ada komentar:
Posting Komentar