Melihat matamu sekali lagi
Pada bayang semu
Tak ingin memiliki tapi rindu
Hati dan pikiran membentang batas
Matamu itu
Bicara tanpa suara, meyakinku sekali lagi
Mungkin.
Kemungkinan-kemungkinan itu yang membuatku jatuh
Pada bayang dekapanmu
Haruskah ku mengejar?
Atau aku harus melewati kenyataan dengan rasa yang tak pasti?
Semesta yang berkendali
Mepertemukan serpihan
Persamaan rasa keinginan dan nafsu
Sekarang,
Aku telah merasakan
Mencintai sekali lagi
Dengan tidak memilikimu.